RISK CULTURE FORUM: Navigating Uncertainy Strengthening Our Risk Cultu...

images

RISK CULTURE FORUM: Navigating Uncertainy Strengthening Our Risk Culture PT Pupuk Kalimantan Timur

Farhan Jezando, 01 Dec 2025

BONTANG – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) telah sukses melaksanakan acara puncak "Risk Culture Forum" yang bertajuk "Navigating Uncertainty: Strengthening Our Risk Culture" pada Senin, 1 Desember 2025. Bertempat di Ruang Mahoni, Kantor Pusat PKT, acara yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 12.00 WITA ini menjadi momentum strategis perusahaan dalam memperkokoh fondasi budaya sadar risiko sebagai bagian dari rangkaian program internalisasi budaya sadar risiko.

Forum ini dirancang untuk mempercepat pemahaman risiko secara komprehensif dan memberikan perspektif ahli mengenai tantangan ketidakpastian bisnis ke depan. Tiga narasumber hadir memberikan pandangan dari sisi tata kelola, integrasi keberlanjutan, dan pengembangan portofolio risiko, yakni:

  • Teguh Ismartono – Direktur Manajemen Risiko Pupuk Kaltim
  • Cahaya Cita Putri, CIA, CRMP, GRCP, GRCA – Senior Manager PT Deloitte Indonesia
  • Ni Luh Ayounik, SE – Section Head Portofolio Development Sustainability PT Surveyor Indonesia

Salah satu agenda krusial dalam forum ini adalah sesi penganugerahan "Awarding Budaya Sadar Risiko", yang memberikan apresiasi kepada individu dan unit kerja yang menunjukkan dedikasi tinggi dalam penerapan manajemen risiko. Berdasarkan hasil penilaian yang ketat. Penghargaan diserahkan untuk beberapa kategori kompetisi berikut:

  1. Risk Implementation Contest, lomba karya tulis ilmiah bagi pelajar SMA/SMK/MA se-Kota Bontang yang bertujuan mendorong siswa berpikir kritis dan solutif mengenai manajemen risiko di sekitar industri dan lingkungan sekitar. Kompetisi ini bersifat individu dan menawarkan tiga kategori tema utama, yaitu Risiko Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), serta Risiko Kemasyarakatan. Berikut adalah para pemenang yang berhasil memberikan gagasan paling kritis dan solutif:
    • Juara 1: Muhammad Jausan Kabir (SMK Negeri 1 Bontang) Judul "Health Link AI: Sistem Kecerdasan Adaptif Untuk Kesehatan Komunal Keluarga Pekerja PT Pupuk Kalimantan Timur" .
    • Juara 2: Putri Zaskia Syarifudin (SMA Negeri 2 Bontang) Judul "Pengembangan Future Skills Academy Berbasis Model Triple Helix dalam Meningkatkan Keterampilan Masa Depan Siswa"
    • Juara 3: Judul Elvajri Mikael Ilham (SMA Negeri 3 Bontang) Judul "analisis implementasi program reboisasi menggunakan metode Seed Ball"
  2. Risk Awareness Campaign (RAC) Competition 2025 hadir sebagai upaya nyata Pupuk Kaltim dalam memperkokoh pondasi budaya sadar risiko perusahaan. Melalui tema 'Visualisasikan Risikomu, Kuatkan Budaya Kita', ajang ini menantang kreativitas seluruh unit kerja untuk peduli terhadap potensi risiko di sekitarnya. Setelah melalui tahapan seleksi yang ketat dalam rangkaian Program Internalisasi Budaya Risiko 2025 tersebut, terpilih lima unit kerja sebagai pemenang yang berhasil menyajikan video visualisasi dan sesuai dengan taksonimo risiko department terbaik
    • Juara 1 Departemen Operasi Pabrik 4 dengan kampanye berjudul "Getaran Yang Terlupakan"
    • Juara 2 Departemen Perencanaan & Pengendalian Turn Around “Operasi 1350
    • Juara 3 Departemen Operasional Sumber Daya Manusia “Datamu Nasibmu”
    • Juara Harapan 1 Departemen Manajemen Aset ”Langkah Kecil, Nyawa Besar – Pengelolaan Risiko Jalan Pabrik 5”
    • Juara Harapan 2 Departemen Akuntansi “Kolom Kosong, Audit Mengguncang Dunia”
  3. E-Learning Risk Management Competition 2025 bagi karyawan TKO dan TKNO pada 13–31 Oktober 2025. Melalui evaluasi daring yang menjadi bagian dari Program Internalisasi Budaya Risiko 2025 ini, panitia berhasil menjaring partisipasi aktif karyawan, di mana akhirnya terpilih tiga peserta dengan nilai akumulasi tertinggi yang berhak memperoleh apresiasi Special Award. Berikut pemenang untuk Akumulasi Nilai tertinggi E-Learning Risk Management
    • Reisna Pujiantika (Dept. Administrasi Pemasaran & Penjualan)
    • Arya Pratama Putra (Dept. Pengadaan Jasa)
    • Muhammad Riyyan Royhan (Dept. Manajemen & Pengembangan SDM.
    • Achmad Zuelhari Malik (Dep Operasi Pabrik 1A)
    • Kasthalani (Dep Pengadaan Barang)
    • Apriade Saputra (Dep Pengelolaan Pelanggan)
    • Kharisma Ayuning Putri (Dep Audit Bisnis & Keuangan)
    • Indung Gunardi (Dep Operasi Pabrik 4)
    • Abdi Putra Prakoso (Dep Anggaran)
    • Fahrizal Kurniawan (Proyek Pengembangan Infrastruktur)
  4. Penghargaan IRISK yang menyoroti konsistensi karyawan dalam pelaporan risiko melalui sistem perusahaan. Berdasarkan hasil rekapitulasi data sepanjang tahun 2025, penghargaan diberikan kepada para pemenang di dua kategori utama. Penilaian ini didasarkan pada partisipasi aktif serta kuantitas identifikasi risiko yang berhasil dilaporkan melalui aplikasi IRISK, yang menjadi bukti nyata komitmen insan perusahaan dalam menjaga budaya sadar risiko.
    • Karyawan ter-Aktif IRISK TKO:
      • Paul Alfred Gerald Savior (Operasi Pabrik 3) 
      • Misael Raja Zegen (Pengadaan Barang)
      • Andhika Prianjono (Operasi Pabrik 4)
    • Karyawan ter-Aktif IRISK TKNO:
      • Agung Sanjaya (K3)
      • Arisal (Laboratorium)
      • Syarif Hidayat Hasan (Laboratorium)
  5. Unit Kerja Teraktif Budaya Risiko:
    • Juara 1: Departemen Laboratorium
    • Juara 2: Departemen Operasi Pabrik 1A
    • Juara 3: Departemen K3
  6. Melengkapi rangkaian penganugerahan, manajemen juga memberikan apresiasi khusus melalui kategori GOR – Nomine (Guardian Of Risk). Penghargaan ini ditujukan kepada individu yang dinilai memiliki kontribusi signifikan dalam pengawalan risiko strategis, baik di lingkup Pupuk Indonesia (PI) maupun internal Pupuk Kaltim (PKT).
    • Kategori GOR – Nominee PI 
      • Abdul Rachman (Departemen Audit Bisnis & Keuangan)
      • Ahmad Rofiq Nurhadi (Departemen Pengembangan Korporat).
    • Kategori GOR – Nominee PKT
      • Awang Buana (Departemen Adminsarjul),
      • Joko Sudarto (Departemen Operasi Pabrik 7)
      • Wimbo Haryo Anindito (Proyek Revamping Ammonia Pabrik 2).

Acara ditutup pengundian doorprize yang menyemarakkan suasana. Melalui Risk Culture Forum ini, Pupuk Kaltim menegaskan bahwa pengelolaan risiko bukan sekadar pemenuhan kewajiban, melainkan elemen vital yang harus melekat dalam setiap pengambilan keputusan operasional demi keberlanjutan perusahaan. Berikut Materi dalam Kegiatan RISK CULTURE FORUM 2025.