images

SOSIALISASI iRISK

Alvi Dwiantoro P., 12 Sep 2022

Manajemen risiko adalah pengelolaan risiko untuk mendapatkan manfaat yang optimal dan meningkatkan kemungkinan pencapaian visi, misi, sasaran organisasi, peningkatan kinerja dan nilai tambah organisasi. Struktur manajemen risiko menunjukkan peran dan tanggung jawab tiap unit dalam pengelolaan risiko di organisasi. Serangkaian proses dilakukan secara bertahap untuk mendukung implementasi manajemen risiko. PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) dalam penerapan manajemen risiko telah didukung dengan perangkat aturan yang sesuai dengan standar manajemen risiko ISO 31000:2018.

Salah satu perangkat yang menunjang dalam menerapkan manajemen risiko adalah aplikasi iRISK. iRISK merupakan Sistem Pelaporan Risiko Individu yang digunakan untuk melaporkan risiko secara individu dan bersifat harian. Departemen Tata Kelola Perusahaan & Manajemen Risiko (TKPMR) selaku Unit Kerja Pengelola Risiko bertugas untuk mensosialisasikan, memfasilitasi penerapan budaya sadar risiko, mengawasi penerapan dari aktivitas pengendalian dan penanganan risiko Unit Kerja.

Berdasarkan hal tersebut, Departemen TKPMR memberikan sosialisasi dengan topik pembahasan penggunaan aplikasi iRISK. Sosialisasi tersebut dilaksanakan pada :

Hari, tanggal   : Kamis, 08 September 2022

Pukul            :  09.00 s.d 12.00 WITA

Tempat         : Ruang Rapat Departemen Manajemen Aset

Pemateri        : 1. Oky Vandhaka HP

  2. Rano R. Ricardo

Peserta Hadir  : 10 Karyawan dari 7 unit kerja berbeda

Dengan terselenggarannya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat ikut andil dalam penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance) sebagai dasar pengembangan budaya manajemen risiko dan penerapan kerangka kerja manajemen risiko dalam menjalankan setiap pekerjaan.

Proses manajemen risiko  dapat ditingkatkan dengan selalu memperhatikan situasi terkini dan ketidakpastian di masa mendatang dan dari sasaran organisasi yang ada, sehingga identifikasi risiko dalam organisasi dapat lebih beragam dan lebih banyak kategori risiko. Hal ini turut berperan dalam mengidentifikasi kemungkinan permasalahan sejak dini dan memberi kesempatan untuk mengelola risiko tersebut sebelum membesar.